Pedoman Puasa

informasi & panduan lengkap seputar Ramadhan

Hidangan Sahur Yang Tepat

Karbohidrat banyak terdapat dalam makanan pokok, seperti nasi, mi, roti, dan umbi-umbian. Setiap kali kita makan, karbohidrat segera diubah menjadi gula darah (glukosa), yang merupakan sumber energi siap pakai bagi tubuh. Saat berpuasa persediaan gula darah bisa menipis karena tubuh tidak mendapatkan pasokan karbohidrat. Pada orang yang sensitif, kekurangan gula darah (hipoglikemia) ringan ini menimbulkan rasa lapar, lesu, lemas, bahkan pusing.

Gejala seperti ini lazim dialami pada masa awal puasa dan biasanya tubuh akan segera menyesuaikan diri. Namun bila rasa lemas dan kurang bertenaga tidak hilang, bahkan berlangsung sepanjang masa puasa, ada kemungkinan karena pola makan yang salah selama berpuasa. Bisa jadi karena konsumsi karbohidrat pada saat sahur berlebihan. Kemungkinan lain, makanan selama masa puasa kurang mengandung zat besi.

Karbohidrat mudah diubah menjadi glukosa. Karena itu, konsumsi karbohidrat berlebihan mudah membuat tubuh kebanjiran gula darah. Kondisi ini sering mengecoh hormon insulin bekerja ekstrakeras untuk menguras melonjaknya kadar gula darah, lalu membawanya ke hati untuk disimpan. Namun kerja keras insulin si penjaga stabilitas gula darah ini, justru membawa sengsara karena membuat kita lemas kurang tenaga.

Nah, agar tetap bertenaga selama berpuasa, hindari mengkonsumsi karbohidrat berlebihan pada saat sahur. Makanlah nasi atau makanan pokok lainnya dalam jumlah yang wajar, tapi tingkatkan konsumsi makanan sumber protein. Seperti daging, ikan, telur, udang, hati, tempe, tahu, kacang-kacangan. Sesaat menjelang imsak bisa ditambah dengan minum segelas susu. Pilih susu nirlemak/skim jika Anda mengalami masalah kegemukan.

Pemecahan protein menjadi sumber energi berjalan lamban, sehingga kadar normal gula darah bisa lebih terjaga. Dengan mengatur pola konsumsi cukup karbohidrat, tapi tinggi protein, tubuh akan bertahan tetap segar sepanjang hari. Kalau ternyata perbaikan pola makan ini tidak membantu, perhatikan kecukupan zat besi makanan Anda.

Rendahnya asupan zat besi bisa menjadi penyebab tubuh lesu tak berkesudahan. Hal ini mungkin saja terjadi jika kita kurang menghiraukan mutu gizi makanan selama berpuasa. Karena rasa capek dan mengantuk, tanpa sadar kita sering malas makan sahur dengan baik. Padahal, cukup banyak makanan murah yang kaya zat besi, seperti tempe, oncom, kacang-kacangan, teri kering, sayuran daun hijau. Dan juga hati serta daging.

Buah-buahan segar hendaknya tidak dilupakan. Selain bermanfaat sebagai pencuci mulut, buah segar kaya vitamin C yang dapat memacu efektivitas penyerapan zat besi. Seperti jambu biji, pepaya, jeruk, mangga, nanas. Beberapa “buah kampung” yang harganya relatif murah pun cukup banyak yang kaya vitamin C, antara lain mangga muda, gandaria, kemang, bacang, kedondong. Santap sebagai lalap, campuran sambal, atau dibuat acar.

Jangan meninggalkan sahur, karena sahur sama kedudukannya dengan sarapan lebih dini. Tanpa sahur, kadar normal gula darah hanya sanggup bertahan 2 – 3 jam sejak bangun tidur. Setelah itu, simpanan sumber tenaga mulai menurun drastis.

Jika tak memungkinkan sahur dengan makanan lengkap, selalu bisa disiasati dengan menyantap makanan darurat yang praktis, namun cukup kalori dan kaya protein. Kalau perlu tanpa harus dimasak. Misalnya, hamburger. Cukup olesi setangkup roti dengan saus, sisipi daun selada, irisan tomat, daging burger siap santap, dan nanas cincang jika suka. Lebih baik jika ditambah selembar keju. Kalau tidak, ganti keju dengan minum segelas susu, tanpa tambahan gula.

Minum air putih semampunya pada saat sahur, tapi jangan sampai membuat kekenyangan. Dengan minum air putih yang mencukupi dapat mencegah kekurangan cairan tubuh (dehidrasi), sehingga badan bisa tetap segar. Batasi makanan-minuman manis pada saat sahur karena gula justru akan memboroskan sediaan energi. Gula hanya membuat kita segar sesaat, tapi setelah itu tubuh akan segera layu.

— — — —
Sumber: http://www.sedap-sekejap.com/artikel/2000/edisi12/files/sehat.htm

Filed under: Sekeliling P, Islam ala M Shodiq Mustika, ,

2 Responses

  1. Resep Kue Lebaran mengatakan:

    terima kasih gan atas sharenya, sangat bermanfaat. salam kenal ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

cara cerdas mendapatkan jodoh ideal cara cerdas mendapatkan jodoh ideal cara cerdas mendapatkan jodoh ideal